Sekilas, gejala yang dirasakan ketika seseorang terinfeksi virus influenza A mungkin terasa seperti terkena flu biasa. Gejala-gejalanya umumnya terasa mulai dari hidung mampet, sakit tenggorokan, demam, hingga tubuh terasa lemas. Makannya, karena gejalanya terasa seperti flu biasa, penting untuk kita tahu bagaimana infeksi virus influenza A menyebar, supaya kita tidak lagi menganggap penyebaran virus tersebut sepele.
Influenza merupakan infeksi virus yang penyebarannya disebabkan oleh udara, droplet, dan tangan serta adanya interaksi secara langsung dengan seseorang yang terinfeksi. Oleh karena itu, kita perlu mengurangi tempat-tempat yang padat dan ramai untuk menghindari penularan infeksi influenza A.
Lantas sebenarnya bagaimana penularan influenza A dapat terjadi? Simak penjelasan berikut.
Bagaimana Proses Penularan Influenza A?
Influenza A dalam proses penularannya dapat terjadi secara mendadak tanpa kita sadari. Hal itu disebabkan karena influenza merupakan jenis virus yang dapat menempel dimana saja. Berikut ini adalah beberapa cara penularan virus influenza A yang bisa kamu ketahui.
1. Melalui partikel udara
Menonton konser, menghadiri event, dan mengunjungi tempat-tempat yang terbuka namun ramai tidak menjamin kamu akan terhindar dari penularan virus influenza A. Berada di lingkungan yang terbuka, dan dengan kondisi sekitar yang ramai juga dapat menjadi salah satu alasan terinfeksi influenza A, terutama jika di dalam lingkungan tersebut ada banyak orang yang batuk, bersin dan banyak terjadi interaksi satu sama lain.
Karena influenza penyebarannya dapat terjadi secara mendadak dan tanpa kita sadari, hal ini dapat menjadi salah satu alasan kita tertular infeksi influenza A. Penularan ini terjadi disebabkan karena virus influenza juga dapat menyebar melalui partikel pernapasan yang keluar ketika seseorang berbicara, batuk, atau bersin. Partikel tersebut dapat terhirup oleh orang lain, terutama ketika berada dalam ruangan yang ramai dan memiliki sirkulasi udara yang kurang baik.
2. Ruangan yang tertutup dan ramai
Berada di satu ruangan yang ramai dan sirkulasi udara yang buruk, atau terbatas dapat menyebabkan terjadinya penyebaran virus influenza A. Terutama jika di dalam satu ruangan tersebut terdapat banyak orang yang tiba-tiba batuk dan bersin secara bergantian. Situasi ini layak kamu curigai karena rawan penyebaran infeksi virus influenza A.
Ketika sejumlah orang berkumpul di dalam ruangan yang tertutup, partikel pernapasan dari orang yang terinfeksi dapat mempermudah orang lain untuk terpapar virus. Risiko ini dapat meningkat jika seseorang berada di lokasi yang sama dalam waktu yang cukup lama. Oleh sebab itu, ketika kita harus berada di tempat ramai, carilah ruang yang memiliki aliran udara yang baik, seperti berada di dekat jendela atau ventilasi udara, dan hindarilah berada terlalu lama di area yang pengap.
3. Adanya interaksi langsung dengan seseorang yang terinfeksi
Penularan influenza A tidak hanya terjadi melalui batuk dan bersin, tetapi juga dapat menyebar melalui partikel udara saat seseorang berbicara atau bernapas. Risiko penularan ini dapat meningkat, terutama saat berada dekat dengan orang yang terinfeksi, penularan ini dapat terjadi di ruangan yang memiliki kondisi ventilasi yang kurang baik. Untuk menghindari penularannya, gunakan masker saat sakit, kurangi kontak dekat, jaga jarak, dan pastikan sirkulasi udara tetap baik.
4. Melalui tangan yang terkontaminasi
Penularan influenza A juga dapat terjadi ketika tangan menyentuh permukaan atau benda yang terkontaminasi oleh virus. Ketika tangan secara tidak sadar menyentuh permukaan yang secara tidak sengaja terkontaminasi oleh virus, kemudian tangan yang belum dicuci menyentuh mata, hidung, atau mulut. Maka hal tersebut besar kemungkinan bisa memudahkan terjadinya penularan virus dengan mudah.
Terapkan kebiasaan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum berinteraksi dengan orang banyak, dan hindari kebiasaan menyentuh wajah setelah memegang benda-benda tertentu ketika berada di tempat yang ramai. Beberapa benda yang sering disentuh bersama, seperti gagang pintu, meja, telepon, atau pegangan transportasi umum, dapat menjadi salah satu media perpindahan virus.
Yang perlu dilakukan ketika terinfeksi virus
Jika kamu sudah terlanjur terinfeksi oleh virus influenza A, kamu bisa melakukan beberapa hal berikut untuk mengatasinya dan mencegah penularannya:
- Lakukan istirahat yang cukup – Ketika sedang terinfeksi virus influenza A tubuh akan lebih mudah lelah, maka langkah utama yang perlu kamu lakukan adalah dengan mengurangi aktivitas berat.
- Perbanyak minum Air Putih – Influenza dapat menyebabkan tubuh mengalami dehidrasi, maka dari itu perbanyak minum air putih untuk menghidrasi tubuh.
- Rajin mencuci tangan – Penularan influenza dapat terjadi melalui kontaminasi ketika menyentuh suatu barang, maka perlu kamu lakukan membiasakan mencuci tangan sebelum, atau sesudah menyentuh sesuatu.
- Makan-makanan yang bergizi – Ketika kondisi tubuh sedang tidak sehat, penting untuk kita makan-makanan yang mengandung sayur, buah dan kacang-kacangan yang sesuai dengan kebutuhan dalam tubuh.
- Hindari interaksi – Ketika sedang terinfeksi influenza A, sebaiknya hindari kontak langsung dengan orang lain untuk mencegah terjadinya penularan melalui saluran pernafasan. Jika memang ada keperluan serius yang harus melibatkan interaksi, usahakan menggunakan masker.
- Minum obat pereda demam – Mengonsumsi obat pereda demam dapat membantu meredakan gejala infeksi influenza A.
- Mengonsumsi vitamin – Pastikan kebutuhan nutrisi tetap terpenuhi selama masa pemulihan. Jika diperlukan, konsumsi suplemen vitamin sesuai kebutuhan dan anjuran tenaga kesehatan.
Siapa saja yang bisa terinfeksi Influenza A?
Influenza A sebenarnya bisa menginfeksi siapa saja. Namun, dalam penularannya terdapat beberapa golongan tertentu yang rentan terinfeksi influenza A, diantaranya:
- Anak-anak, terutama usia dibawah 5 tahun.
- Ibu hamil,
- Lansia, terutama usia diatas 65 tahun.
- Orang yang memiliki penyakit bawaan.
- Orang yang memiliki kekebalan tubuh yang lemah.
Sebagian dari kasus infeksi virus influenza A, dapat membaik dengan melakukan perawatan di rumah. Namun, kamu perlu segera konsultasikan kondisi ke dokter apabila gejala semakin berat, tidak kunjung membaik, atau muncul tanda seperti kesulitan bernapas, nyeri dada, penurunan kesadaran, atau kondisi tubuh yang semakin lemah.
Baca juga: Influenza A Ramai di Medsos: Kenali Gejala dan Pencegahannya!
