Belakangan ini warga media sosial tengah ramai membicarakan tentang peningkatan kasus influenza yang ada di Indonesia. 

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat adanya peningkatan kasus influenza di Indonesia. Berdasarkan data yang terdapat pada minggu ke-36 tepatnya tanggal 18 september 2026, terdapat sebanyak 86 dari 185 spesimen yang telah diperiksa berstatus positif influenza. 

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman menyatakan bahwa proporsi spesimen positif influenza mencapai 46 persen. Angka tersebut meningkat dari minggu sebelumnya (minggu ke-35) yang yang proporsi positifnya tercatat 38 persen. 

Selain itu, ia juga menambahkan bahwa peningkatan kasus ini didominasi oleh influenza A. Terdapat sebanyak 76 kasus berasal dari influenza tipe A strain H1N1Pdm09, delapan kasus influenza A strain H3N2 dan dua kasus lainnya influenza B/Victoria. 

Lantas bagaimana gejala influenza A yang perlu kita ketahui?

Apa itu Influenza A?

Virus influenza tipe A merupakan salah satu jenis virus influenza yang penyebarannya menyerang infeksi sistem pernapasan yang meliputi hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Infeksi virus ini biasanya terjadi pada musim pancaroba atau peralihan dari musim hujan ke kemarau yang mengakibatkan sistem daya tahan kekebalan tubuh menurun. 

Virus ini juga termasuk virus yang penyebarannya tidak hanya terjadi pada manusia, tetapi juga dapat terjadi dengan hewan seperti sapi dan babi. Penyebaran virus ini juga tidak hanya dengan melalui manusia ke manusia, tetapi juga dapat melalui hewan ke manusia sehingga dapat memicu wabah penyakit yang membahayakan seperti flu burung, dan flu babi. 

Gejala Influenza A 

Gejala influenza umumnya muncul secara mendadak, dan menunjukkan tanda-tanda yang hampir sama dengan flu biasa. Gejala ini juga biasanya dapat dirasakan  selama 3-7 hari setelah kita terinfeksi virus influenza. Berikut ini adalah beberapa gejala yang bisa kamu rasakan ketika terpapar virus influenza A:

1. Demam Tinggi

Demam merupakan salah satu gejala yang paling sering muncul ketika tubuh sedang mengalami infeksi virus. Biasanya pada kondisi ini tubuh disertai dengan rasa menggigil.   Suhu tubuh juga akan mengalami peningkatan drastis hingga 38°C – 40°C yang datang mendadak, sering disertai menggigil hebat 

2. Batuk

Batuk, terutama batuk kering merupakan salah satu gejala yang dirasakan ketika kamu terinfeksi virus influenza A. Biasanya batuk bisa berlangsung selama beberapa hari dan bahkan terkadang tetap muncul meskipun gejala lainnya mulai membaik.

3. Sakit Kepala 

Sakit kepala dapat muncul ketika seseorang mengalami influenza. Pada keluhan ini biasanya dapat disertai demam, menggigil, atau rasa tidak nyaman pada tubuh. Intensitas sakit kepala dapat berbeda pada setiap orang. Pada sebagian penderita, sakit kepala dapat terasa cukup mengganggu aktivitas sehari-hari.

4. Sakit Tenggorokan

Influenza A juga dapat menyebabkan hidung berair, bersin, atau hidung tersumbat akibat peradangan pada saluran pernapasan. Sakit tenggorokan biasanya dapat muncul bersamaan dengan batuk, pilek, atau hidung tersumbat.

5. Hidung tersumbat atau Berair

Influenza A juga dapat menyebabkan hidung berair, bersin, atau hidung tersumbat akibat peradangan pada saluran pernapasan. Hidung yang tersumbat juga dapat membuat seseorang merasa kurang nyaman saat bernapas melalui hidung, terutama ketika sedang beristirahat atau tidur. 

6. Otot dan Sendi Terasa Nyeri

Salah satu keluhan yang cukup khas pada influenza adalah tubuh terasa pegal dan nyeri pada otot. Kondisi ini dapat membuat tubuh terasa tidak nyaman, terutama ketika melakukan aktivitas. Rasa nyeri dapat muncul di beberapa bagian tubuh dan biasanya terjadi bersamaan dengan rasa lelah atau demam.

7. Tubuh terasa Lemas

Ketika mengalami Influenza A, tubuh dapat terasa lemas dan energi berkurang. Aktivitas yang biasanya mudah dilakukan dapat terasa lebih berat karena tubuh sedang melawan infeksi. Rasa lelah juga dapat bertahan setelah gejala seperti demam atau pilek mulai berkurang. Oleh karena itu, penderita biasanya membutuhkan waktu istirahat yang cukup selama masa pemulihan.

Penyebab Terpapar Virus Influenza A

Virus influenza merupakan salah satu penyakit yang paling cepat penularannya. Penularan virus influenza ini dapat menyebar melalui percikan air liur yang mengandung virus dari penderita influenza A. Penularan ini dapat berlangsung ketika seseorang yang terinfeksi virus influenza mengalami bersin, batuk atau berbicara. Selain itu, melakukan kontak langsung dengan penderita juga dapat mempengaruhi tubuh menjadi mudah terinfeksi, misalnya melalui sentuhan secara langsung, berada di lingkungan yang sama, atau menyentuh permukaan benda yang terkontaminasi oleh virus juga dapat menyebabkan terjadinya penularan virus tersebut.

Penularan virus ini dapat berlangsung dengan sangat cepat. terlebih lagi jika kita berada dilingkungan yang sama, seperti di kantor, sekolah, atau berada di suatu instansi yang sama. Faktor risiko penularan yang meningkatkan kemungkinan seseorang dapat terinfeksi virus influenza, diantaranya:

  • Adanya kontak fisik secara langsung
  • Memiliki sistem imun yang lemah
  • memiliki permasalahan kesehatan yang kronis
  • Anak-anak dan lansia

Cara mengatasi Virus Influenza A

Seseorang yang terinfeksi virus influenza umumnya bisa diatasi secara mandiri dirumah tanpa harus melakukan perawatan khusus di rumah sakit. Namun, jika gejala yang dirasakan tidak segera membaik, ada baiknya segera melakukan perawatan dirumah sakit. Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi influenza secara mandiri dirumah: 

  • Lakukan istirahat yang cukup
  • Perbanyak minum air putih untuk mencegah dehidrasi
  • Makan-makanan buah dan sayur
  • Segera konsumsi obat pereda demam dan vitamin

Bagaimana Cara Mencegah Influenza?

Setelah kita mengenal influenza dan jenisnya, ada baiknya kita mengetahui cara pencegahan dari jangkitan virus tersebut. Yaitu dapat dilakukan dengan cara:

  • Menjaga kebersihan 
  • Terapkan kebiasaan mencuci tangan sebelum dan sesudah menyentuh sesuatu.
  • Meminimalisir menyentuh bagian wajah (terutama bagian mata, hidung dan mulut). 
  • Menutup mulut saat bersin atau batuk. 
  • Menjaga jarak dengan orang yang sedang sakit.
  • Lakukan vaksinasi Influenza

Nah itu tadi adalah beberapa gejala influenza yang dapat kamu kenali! Jangan lupa Untuk jaga lingkungan sekitar kamu agar terhindar dari gejala Influenza. 

Baca juga: Kasus Influenza A di Indonesia Meningkat, Kenali Penyebab, Gejala dan Pencegahannya!