Hasil riasan yang sempurna tidak hanya bergantung pada produk kosmetik yang digunakan, tetapi juga pada brush makeup yang dipakai saat mengaplikasikannya. Pemilihan brush yang tepat dapat membuat tampilan makeup lebih rapi, halus, dan menyatu secara maksimal. Selain itu, penggunaan alat ini juga membantu mempermudah proses aplikasi sehingga menjadi lebih cepat dan efisien. 

Namun, karena sering digunakan, brush makeup mudah menjadi tempat menumpuknya kotoran dan bakteri jika tidak dibersihkan dengan baik. Oleh karena itu, menjaga kebersihan dan kualitas brush sama pentingnya dengan memilih produk makeup yang digunakan.

Kenapa Penting untuk Membersihkan Brush Make Up?

Brush makeup digunakan langsung pada wajah, sehingga kotoran yang menempel pada bulunya dapat berpindah ke kulit. Menurut dermatolog, penggunaan brush yang tidak bersih berisiko menyumbat pori-pori, menyebabkan iritasi, serta memperparah kondisi kulit berjerawat.

Selain itu, kebersihan alat makeup juga berpengaruh pada hasil riasan. Brush yang bersih dapat membantu makeup terlihat lebih halus dan merata, sedangkan brush yang masih mengandung sisa produk lama cenderung membuat riasan tampak tidak rata dan sulit dibaurkan.

 

Kapan Brush Make Up Harus Dicuci?

Frekuensi mencuci brush makeup ditentukan oleh jenis produk yang digunakan serta seberapa sering brush tersebut dipakai. Jika kamu sering menggunakan produk berbahan cair atau krim seperti foundation, concealer, atau BB cream, sebaiknya brush dibersihkan minimal seminggu sekali agar tidak terjadi penumpukan minyak dan bakteri.

Sementara itu, brush untuk produk berbentuk bubuk seperti bedak dan eyeshadow bisa dicuci setiap satu hingga dua minggu, tergantung pada intensitas penggunaannya. Bagi kamu yang memiliki kulit sensitif, berminyak, atau sedang berjerawat, disarankan untuk mencuci brush lebih sering, misalnya setiap dua hingga tiga hari, guna mencegah iritasi dan penyebaran bakteri.

Dengan menjaga kebersihan brush secara rutin, tidak hanya hasil makeup menjadi lebih optimal, tetapi kesehatan kulit juga tetap terjaga.

 

Cara Membersihkan Brush Make Up dengan Benar

Untuk mencegah berbagai masalah kulit akibat penggunaan kuas makeup yang tidak bersih, penting bagi kamu untuk mengetahui cara membersihkannya dengan benar. Berikut beberapa langkah yang bisa kamu ikuti:

1. Kumpulkan Brush Make Up yang Ingin Dibersihkan

Langkah pertama yang perlu kamu lakukan adalah menentukan brush makeup mana saja yang akan dibersihkan. Kamu juga bisa sekaligus memilah brush yang belum pernah digunakan untuk ikut dibersihkan. Pasalnya, meskipun masih baru, kuas makeup tetap berpotensi terpapar kuman dari lingkungan atau orang lain saat proses penyimpanan dan penjualan.

2. Gunakan Air Hangat 

Langkah selanjutnya yang perlu dilakukan untuk membersihkan kuas make up adalah menyiapkan air hangat suam-suam kuku. Kemudian, masukkan air hangat tersebut ke dalam wadah atau baskom kecil.

3. Cuci Kuas dengan Sampo Bayi atau Pembersih Lembut

Hindari memakai sabun cuci tangan atau sabun cuci piring untuk membersihkan brush makeup karena kandungannya dapat merusak bulu kuas. Sebagai gantinya, gunakan pembersih wajah yang lembut atau sampo bayi agar lebih aman.

Setelah bulu kuas dibasahi (usahakan tidak mengenai bagian dasar kuas), tuangkan sedikit cairan pembersih pada bulu kuas. Gosok secara perlahan dengan jari hingga berbusa, lalu bilas hingga benar-benar bersih.

4. Gunakan Bantalan Pembersih

Kini sudah banyak tersedia bantalan pembersih kuas (brush cleaning pad) yang dapat mempermudah proses pencucian. Permukaannya memiliki tekstur menonjol yang membantu mengangkat kotoran dari bulu kuas. Cukup basahi bulu kuas, beri sedikit cairan pembersih, lalu gosokkan secara perlahan pada permukaan cleaning pad hingga kotoran terangkat.

5. Bilas Brush Make Up Sampai Bersih

Setelah proses pembersihan selesai, bilas kuas makeup menggunakan air hangat hingga tidak ada lagi sisa kotoran yang menempel. Kamu bisa membilasnya di bawah air mengalir atau menggunakan wadah, tetapi pastikan bagian dasar tempat bulu kuas menempel tidak terkena air agar tidak cepat rusak.

Untuk memastikan kuas sudah benar-benar bersih, perhatikan air bilasannya. Jika air yang digunakan sudah terlihat jernih, itu menandakan bahwa kuas telah bebas dari sabun dan kotoran.

6. Keringkan Brush Make Up

Setelah kuas makeup benar-benar bersih, tekan perlahan bulunya untuk menghilangkan sisa air menggunakan tisu atau handuk kering. Selanjutnya, letakkan kuas di atas meja yang sudah dilapisi handuk dengan posisi kepala kuas sedikit menggantung di tepi meja, lalu biarkan hingga kering secara alami.

Sebisa mungkin hindari mengeringkan kuas menggunakan hair dryer atau menaruhnya dalam posisi tegak di dalam wadah. Cara tersebut dapat merusak bulu kuas serta melemahkan lem yang menyatukan kepala kuas dengan gagangnya.

7. Jangan Pernah Berbagi Brush Make Up dengan Orang Lain

Seberapa baik pun kamu merawat brush, ada satu kebiasaan yang sebaiknya tetap dihindari, yaitu meminjamkan atau menggunakan brush secara bergantian dengan orang lain. Menurut dr. Annie Chiu, MD, FAAD, di tengah meningkatnya kasus infeksi kulit, kebiasaan berbagi brush makeup memiliki risiko yang cukup tinggi.

Penggunaan brush secara bersama-sama dapat menjadi sarana perpindahan bakteri dari satu orang ke orang lain. Karena itu, pastikan brush yang kamu miliki hanya digunakan sendiri agar kebersihan dan kesehatan kulit wajah tetap terjaga.

Sumber: 5 Tips Membersihkan Brush Makeup agar Kulit Tetap Sehat

 

Baca artikel lainnya: Jenis-Jenis Kuas Makeup Yang Perlu Kamu Ketahui