Sebentar lagi akan memasuki masa UTBK, menuntut para calon mahasiswa untuk mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh. Ujian ini bukan hanya sekadar formalitas, melainkan kesempatan besar untuk meraih universitas impian yang akan menentukan masa depan pendidikan mereka. Dengan persaingan yang begitu ketat, diperlukan strategi belajar yang efektif, kesiapan mental yang kokoh, serta pemahaman menyeluruh mengenai sistem ujian. Karena itu, penting bagi setiap peserta untuk memahami UTBK secara mendalam sebelum menghadapi tes yang sesungguhnya.
Pengertian UTBK
UTBK atau Ujian Tulis Berbasis Komputer merupakan instrumen seleksi elektronik yang dilaksanakan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) dan wajib ditempuh calon mahasiswa yang ingin masuk ke Perguruan Tinggi Negeri melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Berbeda dengan ujian konvensional, seluruh proses pengerjaan soal dilakukan melalui perangkat komputer sebagai pengganti lembar jawaban kertas dan pensil.
Tujuan utama pelaksanaan UTBK adalah untuk memprediksi kemampuan calon mahasiswa yang dinilai memiliki potensi menyelesaikan studi di perguruan tinggi secara baik dan tepat waktu. Dengan demikian, perguruan tinggi dapat memastikan bahwa mahasiswa yang diterima memiliki kapasitas akademik yang sesuai untuk menuntaskan kurikulum yang berlaku. Selain itu, UTBK memiliki keunggulan berupa fleksibilitas dalam pelaksanaan tes, sehingga calon mahasiswa dapat mengerjakan ujian dengan lebih tenang dan fokus, yang pada akhirnya membantu mereka menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Syarat dan Ketentuan Mengikuti UTBK
Bagi calon peserta yang ingin mendaftar UTBK 2026, berikut adalah syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi, diantaranya:
1. Persyaratan Peserta
- Peserta wajib memiliki Akun SNPMB Siswa yang didaftarkan melalui Portal SNPMB.
- Peserta merupakan WNI dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
- Siswa SMA/SMK/MA atau sederajat yang berada di kelas akhir tahun 2026, atau peserta Paket C tahun 2026 dengan usia maksimal 25 tahun (per 1 Juli 2026). Bagi yang belum memiliki ijazah, harus menyertakan surat keterangan siswa kelas 12 berisi identitas (nama, kelas, NISN, NPSN), pas foto berwarna terbaru, tanda tangan kepala sekolah/madrasah, serta stempel sekolah.
- Lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat tahun 2024–2025, maupun lulusan Paket C tahun 2024–2025, dengan usia maksimal 25 tahun (per 1 Juli 2026).
- Lulusan SMA sederajat dari luar negeri wajib memiliki ijazah yang telah disetarakan.
- Peserta yang memilih program studi seni atau olahraga harus mengunggah portofolio.
- Peserta harus memiliki kondisi kesehatan yang memadai agar tidak menghambat studi.
- Peserta tunanetra wajib melampirkan Surat Pernyataan Tuna Netra.
- Peserta diwajibkan membayar biaya UTBK sebesar Rp. 200.000.
2. Ketentuan Umum
- Setiap peserta SNBT hanya berhak mengikuti UTBK 2026 satu kali.
- Skor UTBK 2026 berlaku terbatas pada SNBT dan penerimaan PTN tahun yang sama.
- Penentuan kelulusan SNBT 2026 didasarkan pada hasil UTBK, serta portofolio bagi calon mahasiswa seni dan olahraga.
- Mereka yang sudah diterima lewat SNBP 2024, 2025, atau 2026 tidak dapat lagi mengikuti SNBT 2026.
Soal Materi Tes UTBK
1. Tes Potensi Skolastik (TPS)
Tes Potensi Skolastik berfungsi untuk menilai kemampuan kognitif calon mahasiswa sebelum memasuki perguruan tinggi. Aspek yang diujikan dalam TPS meliputi penalaran umum, pengetahuan kuantitatif, pengetahuan serta pemahaman umum, dan keterampilan membaca serta menulis. Pada bagian kuantitatif, fokus utamanya adalah penguasaan konsep dan penerapan matematika dasar yang terdiri dari kemampuan penalaran umum, pengetahuan serta pemahaman umum, keterampilan membaca dan menulis hingga kompetensi kuantitatif.
2. Literasi Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris
Dalam literasi, kemampuan membaca saja tidak cukup. Diperlukan keterampilan untuk menyingkap makna yang tersirat serta memahami konteks tulisan secara mendalam melalui analisis dan evaluasi yang kritis.
3. Kemampuan Penalaran Matematika
Berbeda dari soal kuantitatif di TPS, Penalaran Matematika lebih diarahkan pada bagaimana konsep matematika dipakai untuk mengatasi persoalan yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari.
Tips Jitu Lolos Tes UTBK
Agar peluang lolos ke universitas impian semakin besar, berikut tips yang bisa kamu lakukan, diantaranya:
1. Memahami Karakteristik dan Pola Soal UTBK SNBT
UTBK SNBT disusun untuk menilai kemampuan bernalar, literasi, serta pemecahan masalah, bukan hanya kemampuan menghafal. Dengan demikian, peserta perlu menyadari bahwa metode belajar konvensional yang menitikberatkan pada hafalan rumus tidak lagi efektif. Sejak awal, terdapat beberapa karakteristik utama UTBK SNBT yang perlu dipahami, antara lain:
- Soal yang menekankan logika dan kemampuan analisis
- Waktu pengerjaan yang terbatas sehingga dapat menimbulkan tekanan
- Variasi tingkat kesulitan soal yang menuntut ketelitian tinggi
Pemahaman terhadap karakteristik tersebut akan membantu peserta merancang strategi belajar yang lebih efektif dan terarah.
2. Susun Strategi Kombinasi Dalam Memilih Jurusan
UTBK bukan sekadar ujian, melainkan pintu gerbang menuju masa depan. Sebelum menentukan jurusan, tanyakan pada diri sendiri apa tujuan kuliahmu dan karier apa yang ingin kamu raih? Dengan pilihan empat kuota jurusan, kamu harus cermat dalam menyusun strategi. Jangan hanya mengejar jurusan bergengsi jika peluangmu kecil. Aturlah kombinasi pilihan dengan bijak agar kesempatan lulus SNBT semakin besar.
3. Atur Rencana Jadwal Belajar
Mengatur jadwal belajar merupakan salah satu langkah penting dalam persiapan UTBK. Jadwal belajar adalah “ancang-ancang” yang memberi arah jelas dari sisa waktu yang kamu punya. Dengan metode reverse engineering, kamu bisa menghitung mundur dari hari ujian dan menentukan langkah-langkah yang harus dilakukan sekarang. Misalnya, kalau butuh 15 hari untuk menguasai topik A, rancanglah apa yang harus dilakukan setiap harinya. Jadwal ini tidak harus kaku, bisa dibuat sederhana atau rapi di aplikasi maupun buku catatan, yang penting sesuai dengan gaya belajarmu.
4. Perbanyak Latihan Soal dan Bedah Kesalahannya
Latihan soal adalah kunci sukses UTBK. Dengan berlatih, kamu akan terbiasa dengan format ujian sekaligus tahu dimana kelemahanmu dan bisa memperbaikinya. Mulailah dari soal mudah, lalu tingkatkan kesulitannya. Gunakan berbagai sumber soal, atur waktu pengerjaan, dan analisis setiap kesalahan. Catat pola soal yang sering muncul dan jangan ragu berdiskusi dengan teman atau tutor. Ingat, bukan jumlah soal yang menentukan, tapi kualitas analisis dan pemahamanmu terhadap setiap jawaban.
5. Trik Menyiasati Soal Sulit
Ketika berhadapan dengan soal UTBK yang menantang, penting untuk tetap tenang dan menjaga ketahanan mental. Kamu bisa melewati soal tersebut sementara, menandainya untuk dikerjakan lagi, dan gunakan strategi eliminasi jawaban. Ingatlah bahwa satu soal sulit tidak akan menentukan keseluruhan hasil ujian.
6. Usahakan Menjawab Soal Dengan Benar Sebanyak-banyaknya
Salah satu strategi utama untuk meningkatkan peluang lolos UTBK adalah memaksimalkan jumlah jawaban yang benar. Meskipun terdengar sederhana, prinsip ini memiliki pengaruh signifikan terhadap skor akhir. Dalam UTBK, sistem penilaian lebih menekankan pada jawaban yang tepat daripada sekadar banyaknya soal yang dicoba. Dengan kata lain, kualitas jawaban jauh lebih penting dibanding kuantitas percobaan. Oleh karena itu, peserta perlu menyusun strategi belajar dan pengerjaan soal agar fokus pada soal yang benar-benar mampu dijawab dengan akurat.
7. Konsisten dan Terus Memotivasi Diri
Persiapan UTBK bukan hanya soal belajar, tetapi juga menjaga semangat agar tetap konsisten. Untuk mempertahankan motivasi, kamu dapat menetapkan target skor yang realistis, belajar bersama teman agar saling mendukung, dan selalu mengingat tujuan utama, yaitu lolos ke Perguruan Tinggi Negeri impian.
8. Menjaga Kondisi Fisik dan Daya Tahan Tubuh
Menjelang pelaksanaan UTBK yang semakin dekat, banyak peserta akan mulai merasakan penurunan daya tahan tubuh. Oleh karena itu, menjaga kondisi fisik menjadi sangat penting. Jika daya tahan tubuh menurun, produktivitas belajar pun bisa ikut terdampak. Beberapa langkah sederhana yang bisa diterapkan antara lain tidur cukup 6–8 jam setiap malam, berolahraga sekitar 15 menit setiap hari, serta memperbanyak konsumsi buah dan sayur.
Baca artikel lainnya: Teknik Belajar Singkat dengan Hasil Maksimal
