Seseorang yang merasakan gejala batuk, pilek, sakit tenggorokkan, dan nggak enak badan sekilas mungkin terasa seperti terkena flu biasa. Tapi nyatanya, gejala-gejala tersebut bisa saja menunjukkan kalau kamu lagi terinfeksi virus influenza tipe A yang sedang ramai belakangan ini.
Influenza A dan flu biasa sebenarnya dua jenis penyakit yang disebabkan oleh virus yang berbeda. Influenza A disebabkan oleh virus influenza tipe A yang memiliki beberapa subtype tertentu, seperti H1N1 dan H3N2. Virus tersebut dapat memberikan gejala yang parah di seluruh tubuh serta penularannya yang lebih mudah. Sedangkan flu biasa merupakan jenis penyakit yang disebabkan oleh ratusan virus yang berbeda atau yang paling sering oleh rhinovirus dan biasanya penyakit ini cenderung lebih ringan.
Untuk mengetahui lebih dalam apa perbedaan dari influenza A dengan flu biasa. Yuk simak penjelasan berikut.
Yang Membedakan Influenza A dan Flu Biasa
Sekilas Influenza dan flu biasa seringkali dianggap sebagai suatu kondisi yang sama, tetapi pada kenyataannya terinfeksi influenza dan flu biasa merupakan dua kondisi yang berbeda. Kira-kira apa saja yang dapat menunjukkan perbedaannya? Berikut ini beberapa perbedaan influenza dan flu biasa:
1. Berdasarkan Gejala
Meskipun keduanya sama-sama disebabkan oleh infeksi virus, namun jenis virus yang menginfeksi penderitanya merupakan dua jenis virus yang berbeda, otomatis gejala yang dirasakan oleh penderitanya juga berbeda. Influenza cenderung muncul secara mendadak, sedangkan flu biasa umumnya berkembang secara bertahap.
Gejala yang dapat dirasakan seseorang yang terinfeksi flu biasa yaitu:
- Batuk,
- Sakit Tenggorokan (1-2 hari),
- Hidung tersumbat atau berair,
- Sakit kepala
- Tubuh terasa lemas
Gejala tersebut, memiliki tingkat keparahan yang termasuk ringan. Biasanya, jika kita terinfeksi flu biasa, flu tersebut akan membaik setelah 5-7 hari, dan gejalanya pun biasanya bisa sembuh dengan sendirinya.
Sementara itu Influenza A, memiliki gejala yang lebih berat. Gejala tersebut akan muncul secara mendadak dan memiliki tingkat keparahan yang lebih dari flu biasa. Gejala yang dirasakan dapat meliputi:
- Demam tinggi hingga menggigil (3-5 hari)
- Sakit kepala
- Batuk kering
- Sakit tenggorokan
- Badan terasa berat dan nyeri otot
- Mudah merasa lelah
- Mual dan Muntah (biasanya terjadi pada anak-anak)
2. Berdasarkan Penyebab
Flu biasa atau common cold merupakan infeksi saluran pernafasan bagian atas yang dapat disebabkan oleh berbagai jenis virus. Salah satunya yang paling umum adalah Rhinovirus. Selain itu, beberapa penyebab dari munculnya gejala flu juga dapat disebabkan oleh:
- Udara yang kering atau dingin
- Alergi,
- Rhinitis non-alergi,
- Sinus kronis,
- Hormon,
- Obat-obatan tertentu.
Sementara itu, influenza merupakan salah satu penyakit yang tidak disebabkan oleh kondisi kesehatan lainnya. Virus influenza A merupakan salah satu jenis virus influenza yang disebabkan oleh jenis virus itu sendiri. Penyebaran virus ini dapat terjadi dengan adanya penyerangan infeksi pada sistem pernapasan yang meliputi hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Penyebaran influenza dapat disebabkan oleh infeksi virus influenza yang menyerang saluran pernapasan. Penularan tersebut dapat terjadi melalui droplet atau partikel pernapasan ketika seseorang yang terinfeksi batuk, bersin, atau berbicara.
Selain itu, virus ini termasuk ke kategori jenis virus yang musiman, dan dengan penyebarannya yang cepat, virus ini termasuk jenis penyakit yang dapat lebih rentan menyebabkan terjadinya wabah virus influenza A.
3. Perbedaan dari resiko Komplikasi
Faktor lain yang menjadi pembeda antara virus influenza A dengan flu biasa adalah pada tingkat keparahan komplikasi yang disebabkan oleh infeksi virus tersebut. Flu biasa umumnya menyebabkan gejala yang lebih ringan dan dapat membaik dengan sendirinya. Namun, pada kondisi tertentu, infeksi dapat berkembang menjadi komplikasi seperti sinusitis atau infeksi telinga
Sedang pada infeksi virus influenza dapat juga beresiko komplikasi yang serius. Komplikasi tersebut, dapat berupa pneumonia, radang otot, gangguan sistem saraf pusat, serta permasalahan pada jantung. Selain itu, bagi anda memiliki penyakit bawaan seperti asma dan penyakit berat lainnya, anda harus berhati-hati karena virus ini dapat rentan menyebabkan kekambuhan pada penyakit bawaan tersebut.
4. Perbedaan Cara Mengatasinya
Dalam perawatan infeksi virus influenza dan flu biasa sama-sama membutuhkan istirahat yang cukup dan mengurangi interaksi dengan orang lain agar tidak menularkan virus itu kepada orang lain. Meskipun dalam perawatan penyakit tersebut tidak membutuhkan suatu perawatan yang khusus, dan sama-sama dapat diobati sendiri dirumah, namun terdapat beberapa pilihan obat yang dapat membantu mengatasi perawatan penyakit tersebut.
Untuk flu biasa, perawatan yang dapat kita lakukan umumnya dapat dilakukan dengan cara:
- Istirahat yang cukup
- Perbanyak minum air putih untuk meningkatkan hidrasi
- Konsumsi makanan yang bergizi (buah dan sayur)
- Konsumsi madu
Selain itu, jenis obat yang dapat dikonsumsi untuk membantu meredakan gejala flu dari rumah dan dapat dibeli di apotek terdekat yaitu berupa paracetamol, dekongestan, antihistamin, dan obat batuk. Tetapi penting untuk kamu lakukan, sebelum mengonsumsi obat tersebut sebaiknya membaca aturan pakai dan dosis yang tertera pada obat tersebut.
Untuk mengatasi Influenza A, perawatan yang dapat kamu lakukan untuk meredakan gejala penyakit tersebut adalah dengan cara:
- Istirahat yang cukup
- Perbanyak minum air putih
- Makan-makanan yang bergizi
- Hindari interaksi dengan banyak orang
- Gunakan Masker
Jenis obat yang dapat kamu konsumsi untuk mengatasi influenza yang disebabkan oleh infeksi virus dapat berupa obat antivirus seperti oseltamivir, zanamivir, atau peramivir. Namun, obat-obat antiviral tersebut hanya dapat dikonsumsi dengan aturan resep dokter. Kamu wajib berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat-obatan tersebut.
5. Pencegahan Influenza A dan Flu Biasa
Selanjutnya adalah tahap pencegahannya. Pada tahap mencegahannya, terdapat pembeda antara mencegah flu biasa dan influenza. Untuk pencegahan flu biasa, langkah yang bisa kamu lakukan adalah dengan cara menerapkan kebiasaan-kebiasaan yang lebih positif. Seperti menjaga kebersihan, rajin mencuci tangan, hindari udara dingin, dan menjaga kekebalan daya tahan tubuh anda dengan menerapkan gaya hidup sehat.
Sedangkan untuk melakukan pencegahan infeksi virus influenza, kamu perlu melakukan vaksinasi sebagai langkah pencegahan utama. Setelah itu, diikuti dengan menerapkan kebiasaan-kebiasaan yang positif, seperti menjaga kebersihan, rutin mencuci tangan sebelum dan sesudah menyentuh sesuatu, serta memperkuat imun yang ada di dalam tubuh.
Jadi, meskipun Influenza A dan flu biasa sama-sama memiliki gejala yang hampir sama, keduanya sebenarnya disebabkan oleh jenis virus yang berbeda. Influenza A cenderung menimbulkan gejala yang lebih mendadak dan dapat meningkatkan resiko komplikasi pada kondisi kesehatan kelompok tertentu. Sedangkan, flu biasa cenderung memiliki gejala yang lebih ringan dan berkembang secara bertahap. Jika gejala terasa semakin berat atau tidak kunjung membaik, sebaiknya kamu segera konsultasikan kondisi tersebut kepada dokter.
Baca juga:
