Kulit kering merupakan kondisi ketika kulit kekurangan kelembapan sehingga fungsi pelindung kulit dapat terganggu. Kondisi ini bisa terjadi pada wajah maupun bagian tubuh lainnya. Kulit kering biasanya dapat dikenali dari perubahan tekstur dan munculnya rasa tidak nyaman.
Namun, tidak semua kulit yang terasa kering menunjukkan kondisi yang sama. Maka dari itu, mengenali ciri-ciri kulit kering sejak awal dapat membantu kamu menentukan perawatan yang sesuai agar kulit tetap lembap dan sehat.
Ciri-ciri Kulit Kering
Kulit kering dapat dengan mudah terlihat, karena pada kondisi ini kulit nampak tidak bercahaya dan kehilangan kemampuan untuk memantulkan cahaya secara merata. Hal tersebut dapat menyebabkan penurunan terhadap rasa percaya diri. Oleh karena itu, penting untuk kita mengenali ciri-ciri kulit kering agar kita dapat segera menentukan perawatan kulit yang tepat.
Berikut ini adalah ciri-ciri kulit kering yang perlu kamu ketahui:
1. Kulit Terasa Kasar
Perubahan yang paling umum terjadi pada kulit kering adalah kulit menjadi lebih kasar. Hal ini dapat terjadi karena kulit mengalami kekurangan kadar air dan minyak alami dalam tubuh yang disebabkan oleh paparan sinar matahari yang berlebih, penggunaan produk skincare yang tidak sesuai dan terlalu lama berada di dalam ruangan ber-AC.
Untuk tetap menjaga kelembaban dan tekstur kulit yang lebih lembut, kamu perlu menggunakan sunscreen yang sesuai saat beraktivitas di luar ruangan untuk wajah yang lebih terjaga.
2. Kulit Terasa Kencang seperti Tertarik
Permasalahan ini dapat terjadi ketika mengalami kulit kering. Hal ini disebabkan oleh kurangnya kelembaban alami dan minyak dalam kulit, sehingga kulit dapat terasa lebih kencang dan tegang. Kondisi ini biasanya dapat dirasakan sesaat setelah mencuci muka menggunakan air hangat dan menggunakan sabun muka yang tidak sesuai.
Oleh karena itu, ada baiknya ketika kita mencuci muka menggunakan air dingin atau air suam-suam kuku untuk menjaga agar kulit tetap lembab dan tidak mudah kering, serta menggunakan sabun yang sesuai atau memiliki kandungan pH (5,5 – 6) dan tidak mengandung alkohol.
3. Kulit Mengalami Gatal Kemerahan
Kulit kering dapat menyebabkan lapisan pelindung kulit menjadi lebih rentan terhadap iritasi. Kulit yang gatal dan terus digaruk, dapat memberikan risiko iritasi dan kemerahan pada bagian kulit tertentu, terutama pada bagian pipi. Kondisi ini, sebenarnya dapat dipicu oleh penggunaan sabun atau perawatan wajah yang tidak tepat.
Untuk merawat perlindungan kulit kita perlu lebih peka terhadap kondisi kulit kita. Dengan menggunakan sabun yang sesuai atau memiliki kandungan pH (5,5 – 6) dan tidak mengandung alkohol.
4. Kulit Tampak Pucat dan Kusam
Orang dengan jenis kulit kering dapat lebih rentan mengalami penuaan dini. Hal tersebut disebabkan oleh kurangnya kelembaban pada lapisan kulit, tanda tersebut dapat terlihat dengan munculnya kerutan dan garis halus pada permukaan kulit wajah.
Gunakan pelembab sebelum dan sesudah beraktivitas untuk meminimalisir kerutan dan garis halus pada wajah, sehingga kulit dapat lebih terjaga.
5. Kulit Kering dan Mengelupas
Kondisi kulit kering dan mengelupas terjadi ketika lapisan luar kulit mengalami kehilangan kelembaban esensial, yang mengakibatkan kulit mengalami kekeringan yang berlebihan. Hal ini membuat sel-sel kulit mati mengalami penumpukan dan terlepas dalam bentuk serpihan.
Pada kondisi ini menandakan bahwa skin barrier pada kulit sedang terganggu, sehingga tidak mampu mempertahankan kelembaban kulit dengan baik.
Penyebab Kulit Kering
Kulit kering dapat dialami oleh siapa saja dan kapan saja. Hal ini dapat menyebabkan kulit wajah terasa tidak nyaman, dan tampak kurang segar sehingga dapat menyebabkan kurangnya rasa percaya diri.
Oleh karena itu, untuk mengetahui cara merawat kulit kering, kita perlu mengenal penyebab dari kulit kering:
- Perubahan Cuaca dan Suhu – Cuaca dan suhu yang berubah-ubah dapat mempengaruhi kondisi kulit
- Kurangnya Minum Air Putih – Kekurangan minum air putih, dapat menyebabkan dehidrasi dan berpengaruh pada kondisi kulit. Kita perlu perbanyak minum air putih sesuai dengan kebutuhan tubuh.
- Gaya Hidup yang Kurang Sehat – Aktivitas fisik yang minim, pola makan yang tidak sehat, waktu tidur yang tidak sesuai dan mengalami stres yang berlebihan juga dapat mempengaruhi kesehatan kulit secara negatif.
- Cuci Muka Menggunakan Air Hangat – Membersihkan wajah menggunakan air hangat dapat memperlemah fungsi skin barrier sehingga kulit dapat lebih mudah mengalami kering dan iritasi.
- Penggunaan Sabun Muka yang Tidak Sesuai – Menggunakan sabun muka tanpa mengetahui kondisi kulit wajah terlebih dahulu dapat menyebabkan kulit mengalami iritasi.
- Skincare yang Tidak Cocok – Penggunaan skincare yang tidak sesuai dengan kebutuhan kulit kita, dapat menyebabkan kulit kering jika digunakan secara berlebihan dan tidak diimbangi dengan penggunaan pelembab yang tepat.
- Over-Eksfoliasi – Eksfoliasi yang dilakukan terlalu sering, dapat menyebabkan kerusakan skin barrier dan kemampuan kelembaban kulit semakin berkurang sehingga kulit menjadi sensitif.
Cara Merawat Kulit Kering
Perawatan kulit dapat dilakukan dengan melakukan perawatan kombinasi dari dalam dan luar. Berikut beberapa langkah yang bisa kamu lakukan:
- Hindari mandi menggunakan air panas.
- Pilih sabun cuci muka yang lembut dan melembabkan.
- Gunakan pelembab wajah secara rutin, terutama setelah mencuci muka.
- Pilih sunscreen yang sesuai dengan kondisi kulit dan mengandung SPF minimal 30 sebelum beraktivitas di luar ruangan.
- Gunakan skincare secara rutin sebelum tidur.
- Jika berada di ruangan ber-AC, gunakan humidifier untuk menjaga kelembapan udara pada ruangan.
Kondisi kulit kering dapat dikenali dari kulit yang terasa kaku, tertarik, kasar, bersisik, mengelupas, gatal, hingga tampak kusam. Pada kondisi tertentu, kulit kering juga dapat membuat garis halus terlihat lebih jelas dan kulit menjadi lebih mudah mengalami iritasi.
Kulit kering dapat dikenali dari beberapa tanda, seperti kulit yang terasa kaku, tertarik, kasar, bersisik, mengelupas, gatal, hingga tampak kusam. Dengan mengenali tanda-tanda tersebut sejak awal, dapat membantu kamu memilih kebiasaan dan produk perawatan yang sesuai untuk menjaga kulit tetap lembap dan sehat.
Baca juga: Kulit Kering? Begini Cara Agar Wajah Tetap Lembap Dan Halus
