Datangnya hujan sering kali sulit diprediksi, terutama pada masa peralihan musim atau yang dikenal sebagai musim pancaroba. Perubahan musim ini biasanya ditandai dengan cuaca yang tidak menentu serta angin yang bertiup cukup kencang. Kondisi tersebut dapat memengaruhi daya tahan tubuh. Selain itu, perubahan suhu dan meningkatnya kelembapan udara juga berpotensi memicu berbagai masalah kesehatan jika tidak diwaspadai dengan baik. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui beberapa penyakit yang kerap muncul saat musim hujan serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan. Yuk, simak penjelasannya berikut ini.
Ancaman Penyakit Saat Musim Hujan
Berdasarkan informasi yang disampaikan melalui situs resmi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, terdapat beberapa penyakit yang kerap muncul pada musim hujan dan perlu mendapatkan perhatian khusus, di antaranya sebagai berikut:
1. Flu atau Influenza
Pilek dan flu cenderung lebih mudah menular saat musim hujan akibat meningkatnya jumlah virus di udara dan interaksi antar orang. Gejala yang umum muncul antara lain hidung tersumbat, batuk, demam, sakit kepala, serta rasa lemas pada tubuh (Halodoc, 2025).
Sumber: Musim Hujan Tiba, Waspadai Risiko Penyakit pada Anak dan Keluarga
2. Diare
Menurut National Health Portal, kasus diare sering meningkat pada akhir musim panas hingga awal musim hujan. Penyebabnya dapat berbeda tergantung musimnya. Pada musim panas, diare umumnya dipicu oleh infeksi bakteri, sedangkan pada musim hujan lebih sering disebabkan oleh rotavirus. Rotavirus dapat menyebar dengan cepat selama musim hujan, terutama di lingkungan dengan kondisi sanitasi yang kurang bersih (Media Indonesia, 2024)
Hal ini membuat risiko penularan diare menjadi lebih tinggi pada periode tersebut. Selain itu, air yang tercemar selama musim hujan sering menjadi sumber bakteri penyebab diare. Penggunaan air atau fasilitas sanitasi yang terkontaminasi dapat meningkatkan risiko seseorang terserang diare. Penularan ini terjadi melalui jalur feses-oral, yaitu ketika seseorang secara tidak sengaja mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi feses yang mengandung virus.
Sumber: 5 Penyakit yang Harus Diwaspadai Saat Musim Hujan dan Cara Mencegahnya
3. Demam Berdarah Dengue (DBD)
Demam berdarah merupakan penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Menurut Kemkes, penyakit ini biasanya ditandai dengan gejala demam tinggi dan keluhan yang mirip dengan flu. Apabila tidak mendapatkan penanganan yang tepat, demam berdarah dapat menimbulkan risiko serius hingga mengancam nyawa. Penyakit ini juga lebih sering terjadi pada musim penghujan karena pada periode tersebut perkembangbiakan nyamuk meningkat sehingga risiko penularan menjadi lebih tinggi (Kemkes, 2022).
Sumber: Waspada Penyakit yang Terjadi Saat Musim Hujan
4. Penyakit Kulit
Musim hujan juga berisiko memicu berbagai masalah kulit akibat udara yang lembap dan paparan air yang kurang bersih. Beberapa penyakit kulit yang sering muncul antara lain infeksi jamur seperti tinea termasuk kurap, panu, dan kutu air yang biasanya menyerang bagian tubuh yang lembap, terutama kaki. Selain itu, dermatitis kontak juga umum terjadi, yaitu iritasi kulit akibat bersentuhan dengan bahan yang terkontaminasi, seperti air kotor atau sabun tertentu.
Kelembapan tinggi memudahkan pertumbuhan jamur dan bakteri, sementara genangan air bisa menjadi sumber awal timbulnya penyakit kulit. Untuk mencegahnya, penting menjaga kebersihan kulit, mengenakan pakaian yang kering dan bersih, serta segera mengganti pakaian yang basah setelah kehujanan.
5. Penyakit Leptospira
Leptospira merupakan infeksi yang disebabkan oleh bakteri Leptospira. Penyakit ini dapat menular ke manusia melalui kontak dengan air yang telah terkontaminasi urin hewan pengerat, seperti tikus. Pada musim hujan, genangan air yang terkontaminasi lebih mudah menyebar, sehingga orang yang bersentuhan dengan air tersebut berisiko tertular penyakit ini. Gejala infeksi Leptospira meliputi demam, nyeri otot, sakit kepala, dan dalam kasus yang parah, dapat menimbulkan kerusakan organ jika tidak segera ditangani. Penanganan yang cepat sangat penting untuk mencegah komplikasi serius dari penyakit ini (Hello Sehat, 2024).
Sumber: Waspada Sebelum Terlambat, Ini Dia Penyakit di Musim Hujan
Tips Menjaga Kesehatan Tubuh Saat Musim Hujan
Agar tubuh tetap sehat dan tidak mudah terserang penyakit selama musim hujan, berikut beberapa tips menjaga kesehatan yang dapat kamu terapkan:
1. Konsumsi Makanan yang Meningkatkan Imunitas
Untuk menjaga kesehatan selama musim hujan, penting untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh. Menurut Alodokter, Konsumsi makanan bergizi seimbang yang kaya protein, zinc, serta vitamin A, C, D, dan E sangat dianjurkan. Nutrisi tersebut berperan penting dalam meningkatkan daya tahan tubuh sehingga risiko sakit dapat berkurang. Selain mengonsumsi makanan sehat, kamu juga dapat mengonsumsi suplemen untuk memastikan kebutuhan nutrisi terpenuhi, sehingga tubuh tetap kuat dan lebih tahan terhadap penyakit saat musim hujan (Alodokter, 2024).
Sumber: 5 Tips agar Tetap Sehat Saat Musim Hujan
2. Pastikan Tubuh Terpenuhi Kebutuhan Cairannya
Meski cuaca cenderung dingin, menjaga tubuh tetap terhidrasi sangat penting selama musim hujan. Kekurangan cairan dapat membuat tubuh lebih rentan terhadap berbagai penyakit yang sering muncul di musim ini. Perbanyak minum air putih dan mengonsumsi buah-buahan yang tinggi kandungan airnya untuk mencegah dehidrasi. Selain itu, pastikan air yang dikonsumsi matang dan bersih agar tetap aman untuk kesehatan (Halodoc, 2023).
Sumber: 6 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Penghujan
3. Menjaga Kebersihan Tangan
Selama musim hujan, virus dan bakteri mudah menyebar melalui sentuhan. Biasakan mencuci tangan dengan sabun sebelum makan dan setelah melakukan berbagai aktivitas, terutama setelah menyentuh benda di tempat umum atau setelah beraktivitas di luar rumah (Dinkes Bengkulu Tengah, 2025).
Sumber: Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan: Waspadai Penyakit yang Sering Muncul
4. Mandi atau Berendam dengan Air Hangat
Setelah kehujanan, segera mandi untuk membersihkan tubuh dari kuman dan bakteri yang mungkin terbawa air hujan. Berendam atau mandi dengan air hangat juga dapat membantu menaikkan suhu tubuh sekaligus memberikan efek relaksasi. Hello Sehat menjelaskan, cukup lakukan selama 10–15 menit, kemudian keringkan tubuh dan rambut, lalu kenakan pakaian hangat agar tetap sehat dan terhindar dari penyakit selama musim hujan.
Sumber: Awas Imun Turun! Ini Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan
5. Menjaga Kebersihan Rumah
Selama musim hujan, penting untuk memperhatikan kebersihan rumah karena kelembapan yang tinggi dapat memicu pertumbuhan jamur dan bakteri. Rutinlah membersihkan rumah, terutama area yang sering terkena air, serta pastikan ventilasi berjalan dengan baik. Buang sampah secara teratur dan segera keringkan genangan air untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk. Rumah yang bersih dan sehat akan membantu menurunkan risiko penyakit seperti DBD maupun infeksi saluran pernapasan.
6. Mengonsumsi Makanan dan Minuman Hangat
Dilansir dari Hello Sehat, mengonsumsi makanan dan minuman hangat, seperti sup, soto, atau teh panas, dapat membantu menjaga suhu tubuh sekaligus mendukung daya tahan tubuh selama musim hujan. Beberapa ramuan, misalnya teh yang dicampur jahe dan madu, juga bisa memberikan perlindungan tambahan bagi tubuh dari serangan virus dan bakteri.
7. Rutin Berolahraga
Pada musim hujan, banyak orang cenderung malas keluar rumah, termasuk untuk berolahraga. Padahal, aktivitas fisik sangat penting untuk menjaga tubuh tetap sehat selama musim hujan. Kamu tetap bisa berolahraga di dalam rumah dengan mengikuti video panduan olahraga. Dilansir dari Alodokter, agar kesehatan tetap terjaga, lakukan olahraga secara rutin selama sekitar 30–50 menit setiap sesi, sebanyak 3–5 kali dalam seminggu. Selain itu, jangan lupa melakukan pemanasan sebelum berolahraga dan pendinginan setelah selesai berolahraga.
8. Lengkapi Vaksinasi
Vaksin flu membantu memperkuat pertahanan tubuh terhadap penyakit dan menjaga kesehatan selama musim hujan. Dengan melakukan vaksinasi flu, kamu dapat mengurangi risiko terserang influenza, penyakit menular yang umum muncul saat musim hujan.
9. Siapkan Payung dan Jas Hujan
Membawa payung atau mengenakan jas hujan merupakan langkah sederhana namun penting untuk mencegah tubuh basah saat hujan tiba-tiba. Tubuh yang sering kehujanan lebih rentan mengalami flu dan demam, sehingga perlindungan ini sangat membantu menjaga kesehatan. Pilih jas hujan yang nyaman dan tidak panas agar tetap leluasa bergerak, serta pastikan selalu dalam kondisi bersih dan kering. Dengan persiapan yang tepat, aktivitas sehari-hari tetap bisa berjalan tanpa mengorbankan kesehatan.
10. Segera Konsultasi ke Dokter Jika Muncul Gejala
Jika mulai merasakan gejala penyakit, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan dokter. Penanganan sejak dini dapat mencegah kondisi menjadi lebih serius. Gejala seperti demam, batuk berkepanjangan, atau diare perlu diperhatikan dengan serius, apalagi saat musim hujan di mana risiko komplikasi lebih tinggi. Dokter akan memberikan diagnosis dan pengobatan yang tepat sesuai kondisi tubuh, sehingga sebaiknya hindari mengonsumsi obat tanpa anjuran medis. Menangani kesehatan sejak awal akan membantu proses pemulihan berjalan lebih cepat.
Baca artikel lainnya: 15 Rekomendasi Suplemen Vitamin untuk Temani Keseharianmu!
