Mempunya kulit yang sensitif membuat kulit berjerawat perlu hati-hati dalam memakai produk skincare. Banyak yang mikir kulit berjerawat ga perlu pakai pelembab karena nanti malah makin berminyak dan jerawat tambah parah. Faktanya justru kebalikannya, lho! 

Kulit berjerawat tetap memerlukan moisturizer atau pelembab supaya nggak kering, biar kadar minyak dan air di kulit tetap seimbang. Nah, biar nggak bingung yuk cari tahu gimana pilih moisturizer atau pelembab yang aman dan nyaman untuk kulit berjerawat. 

Apa Yang Terjadi Kalau Kulit Berjerawat Nggak Pakai Pelembab? 

Ketika pelembab dilewatkan, kulit akan kehilangan kelembaban alaminya. Sebagai respons jika kulit terlalu kering, kelenjar minyak otomatis memproduksi lebih banyak untuk menggantikan kelembaban yang hilang dan hasilnya bisa memicu jerawat makin banyak. Oleh karena itu, pelembab tetap diperlukan untuk kulit berjerawat. 

1. Menenangkan peradangan pada kulit.

Kulit berjerawat biasanya rentan mengalami peradangan dan iritasi. Penggunaan pelembab dengan kandungan bahan menenangkan seperti aloe vera, green tea, atau Centella Asiatica dapat membantu meredakan kemerahan serta menenangkan kulit yang sedang stres.

2. Mempercepat proses penyembuhan jerawat 

Kulit yang terhidrasi dengan baik memiliki kemampuan regenerasi yang lebih optimal. Pelembab membantu mempercepat proses pembaruan sel kulit, sehingga jerawat lebih cepat kering, bekasnya memudar, dan tekstur kulit terasa lebih halus. 

3. Menjaga kekuatan skin barrier 

Produk dengan kandungan seperti benzoyl peroxide atau salicylic acid sering kali membuat kulit kering dan dapat merusak fungsi pelindung alami kulit. Pelembab berperan penting dalam memperkuat skin barrier agar kulit tidak mudah teriritasi dan tetap terlindungi dari paparan bakteri.

Kandungan Penting Yang Wajib Ada di Pelembab Untuk Kulit Berjerawat

Kalau udah tau pelembab itu penting, langkah selanjutnya adalah cari tahu kandungan di dalamnya. Saat berbicara tentang moisturizer, khususnya yang dirancang untuk kulit berjerawat, pilihan produk harus sangat teliti untuk mencegah iritasi atau memperburuk kondisi kulit.

Karena nggak semua pelembab cocok buat kulit yang lagi berjerawat. Berikut beberapa kandungan yang ada diantaranya : 

1. Asam Salisilat (Salicylic Acid)

Asam salisilat adalah beta hydroxy acid (BHA) yang memiliki kemampuan untuk menembus lebih dalam ke dalam pori-pori, membantu mengangkat sel kulit mati, dan mengurangi penyumbatan yang mengarah pada pembentukan jerawat.

2. Niacinamide

Niacinamide atau Vitamin B3 memiliki manfaat anti-inflamasi yang kuat, dapat membantu mengurangi kemerahan dan inflamasi yang seringkali disertai dengan jerawat. Juga berperan dalam mengurangi produksi sebum yang berlebihan.

3. Hyaluronic Acid

Meskipun tidak langsung menargetkan jerawat, hyaluronic acid adalah bahan pelembab kunci yang membantu menjaga kelembaban kulit tanpa menambah minyak atau berat. Ini penting untuk semua jenis kulit, termasuk kulit berminyak dan berjerawat, karena kulit terhidrasi dengan baik kurang rentan terhadap iritasi dan bisa lebih baik dalam memperbaiki diri sendiri.

Manfaat Pelembab Untuk Kulit Berjerawat 

1. Mengurangi kekeringan dan iritasi akibat obat jerawat

Banyak obat jerawat yang bekerja dengan cara mengurangi produksi sebum, mempercepat pergantian sel kulit, atau membunuh bakteri penyebab jerawat. Namun, efek samping yang sering muncul adalah kulit terasa kering, mengelupas, kemerahan, dan iritasi yang signifikan. 

DIsinilah penggunaan pelembab berperan penting, dengan pelembab yang tepat bisa membantu menenangkan kulit dan menyeimbangan hidrasi, sehingga efek samping tersebut berkurang. 

2. Memperkuat dan memperbaiki fungsi kulit 

Kulit yang berjerawat biasanya lebih sensitif dan rentan kehilangan kelembaban. Akibatnya, kulit jadi mudah merah, terasa perih, atau menciptakan siklus peradangan dan iritasi. Pelembab yang diformulasikan dengan bahan-bahan seperti ceramide bisa membantu memperbaiki lapisan pelindung kulit yang rusak. 

3. Menyeimbangkan produksi minyak

Banyak yang mengira kulit berminyak tidak butuh pelembab, padahal justru sebaliknya. Saat kulit terlalu kering, secara alami kulit akan memproduksi lebih banyak minyak untuk melindungi permukaan. Akibatnya, akan memicu pertumbuhan jerawat semakin banyak. 

Oleh karena itu, pelembab yang ringan dan tidak menyumbat pori-pori akan membantu menjaga keseimbangan dan merawat kulit tetap lembab tanpa terasa berat, dan dapat mengontrol produksi minyak di wajah.  

4. Mencegah bekas jerawat dan noda hitam

Kulit yang sehat dan terhidrasi dengan baik akan lebih cepat pulih dari peradangan jerawat. Dengan menjaga kelembaban, proses penyembuhan kulit berjalan lebih mulus dan risiko timbulnya bekas luka atau noda gelap bisa dapat diminimalkan. 

Cara Memilih Pelembab Yang Tepat Untuk Kulit Berjerawat

Merawat kulit berjerawat tidak cukup hanya dengan obat atau serum, rangkaian skincare lainnya seperti pelembab juga punya peran penting. Berikut tips dalam memilih pelembab yang aman dan efektif untuk kulit berjerawat. 

1. Prioritaskan pelembab yang non-comedogenic  

Langkah pertama yang perlu diperhatikan dalam memilih pelembab untuk kulit berjerawat adalah memilih pelembab dengan label non-comedogenic atau non-acnegenic. Karena pelembab dengan label ini lebih ringan dan tidak menyumbat pori-pori sehingga lebih aman digunakan untuk kulit berjerawat.

2. Pilih pelembab dengan tekstur ringan dan bebas minyak

Pelembab dengan tekstur ringan dan tidak berminyak lebih cepat menyerap ke dalam kulit tanpa menyumbat pori-pori. Sehingga pelembab yang ringan dapat menjaga kelembaban tanpa membuat kulit terasa berat dan lengket.  

3. Perhatikan kandungan 

Sebelum membeli suatu produk moisturizer atau pelembab, penting untuk melihat kandungan di dalam produk tersebut.  Kandungan seperti ceramide, niacinamide, hyaluronic acid,` atau salicylic acid dapat membantu menghidrasi kulit sekaligus mengurangi munculnya jerawat.   

4. Hindari pelembab yang terlalu berat 

Hindari pelembab dengan formula yang berat dan pilihlah yang lebih ringan. Jenis pelembab yang memiliki kandungan bahan oklusif memang bisa menjaga kelembaban, tetapi kurang cocok untuk kulit berjerawat karena beresiko menyumbat pori-pori dan membuat kulit terasa berat. 

Oleh karena itu, pelembab bukan sekedar pelengkap, tetapi menjadi bagian penting dalam tahapan rutinitas perawatan kulit berjerawat. Penggunaan pelembab yang sesuai membantu menjaga keseimbangan kulit. 

Baca Artikel Lainnya :  Ciri-ciri skincare ga cocok di wajah mu